JIKA ANDA INGIN MELIHAT LEBIH LENGKAP ANDA HARUS MENUNJUNGI BLIG INI....

Sabtu, 26 Oktober 2013

Pengertian regresi pada metode penelitian


Regresi


Istilah regresi pertama kali digunakan oleh Francis Galton pada tahun 1887 ketika mengadakan penelitian tentang hubungan antara tinggi orang tua dengan tinggi anaknya, dan sampai pada kesimpulan bahwa rata-rata tinggi anak yang berasal dari orang tua yang tinggi lebih rendah dibanding rata-rata tinggi orang tuanya, sedangkan anak-anak yang berasal dari orang tua yang rendah, tinggi rata-ratanya lebih tinggi dari tinggi orang tuanya, dengan demikian terjadi regress (kemunduran) atau tendensi terjadinya penurunan. Selanjutnya istilah Regression digunakan untuk menggambarkan garis yang menunjukan arah hubungan antar variabel, serta dipergunakan untuk melakukan prediksi, selain istilah tersebut, di kalangan akhli Statistik ada juga yang menggunakan istilah estimating line atau garis taksiran sebagai padanan istilah Regresi.

Sutrisno Hadi dalam bukunya Analisis Regresi menyatakan bahwa analisis regresi bertujuan untuk :




  1. Memeriksa apakah garis regresi tersebut bakal efisien dipakai sebagai dasar

  2. Menghitung persamaan garis regresi

  3. Untuk mengetahui sumbangan relatif dan sumbangan efektif bila prodiktornya lebih dari satu variabel.





Regresi yang terdiri dari satu variabel bebas (predictor) dan satu variabel terikat (Response/Criterion) disebut regresi linier sederhana (bivariate regression), sedangkan regresi yang variabel bebasnya lebih dari satu disebut regresi jamak (Multiple regression/multivariate regression), yang dapat terdiri dari dua prediktor (regresi ganda) maupun lebih. Dalam persamaan regresi variabel bebas (predictor) biasanya dilambangkan dengan X, dan variabel terikat dilambangkan dengan Y, dalam penulisan persamaan Y perlu diberi topi (Y cap) untuk menunjukan Y yang diprediksi berdasarkan persamaan (Regression equation). Adapun bentuk persamaannya adalah :




  1. Ŷ = a + b X (Regresi linier sederhana)

  2. Ŷ = a + b1X1 + b2X2 (Regresi linier Ganda/dua prediktor)

  3. Ŷ = a + b1X1 + b2X2 + b3X3 (Regresi linier tiga prediktor)




a adalah koefisien konstanta dari persamaan, yang berarti nilai Y pada saat nilai b = nol, dan pada saat ini garis regresi akan memotong garis Y, sehingga a juga biasa disebut intercept. Sementara itu b adalah koefisien regresi atau koefisien arah dari persamaan regresi, yang menunjukan besarnya penambahan Y apabila niai X bertambah sebesar satu.

Related Posts:

  • Pengertian/definisi Hipnotis (Hypnosis)Romy RafaelSebelum kita mengenal lebih jauh tentang Hipnotis, mungkin anda sudah pernah melihat acara Romi Rafael. Dia adalah contoh orang yang sangat hebat/bisa menghipnotis orang… Read More
  • Hubungan Pengelolaan Kelas dengan Prestasi Belajar Siswa Pengelolaan Kelas dan Prestasi Belajar Siswa Dalam proses pembelajaran di sekolah, guru sering kali mengalami hambatan terutama kegaduhan di dalam kelas yang dilakukan oleh siswa. … Read More
  • Sejarah Hipnotis (Hypnosis)Seperti bidang ilmu lainnya, ilmu hipnotis terus ber-evolusi untuk mencapai kesempurnaannyadalam teori dan praktek. Hipnotis yang ada sekarang sudah sangat maju dibanding hipnotis … Read More
  • Proses Hipnotis dalam HipnoterapiProses-proses Hipnotis pada Hipnoterapi adalah seperti berikut :INTERVIEWSetiap proses hipnotis dan hipnoterapi selalu dimulai dengan percakapan antara hypnotist dan subyek. Tujuan… Read More
  • Prinsip Kerja HipnotisMungkin kita bertanya-tanya, bagaimana cara kerja hipnotis? Bagaimana bisa orang disuruh melakukan ini itu tanpa perlawanan? Berikut ini adalah penjelasannya.Pikiran atau kesadaran… Read More

0 komentar:

Posting Komentar

luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com